Home / Hipotesa dan Analisa / Warisan Ukiran dari Yunani Kuno

Warisan Ukiran dari Yunani Kuno

Dalam tulisan sebelumnya yang berjudul Warisan Ukiran dari Gandhara, saya telah menyajikan sebuah hipotesa tentang keterkaitan antara kebudayaan hellenisme yang berkembang di Gandhara pada sekitar awal abad Masehi dengan kebudayaan yang berkembang di Minangkabau. Objek yang menjadi aspek penelitian saya diantaranya adalah kesamaan antara motif ukiran Minangkabau dengan motif ukiran bergaya hellas yang berkembang di Gandhara. Selain itu sistem pemerintahan yang berlaku di Minangkabau juga memiliki kemiripan dengan sistem ketatanegaraan Yunani kuno, yaitu berbentuk konfederasi nagari yang mirip dengan polis-polis.

Penemuan-penemuan tersebut membawa saya lebih lanjut untuk menelusuri kemiripan-kemiripan ini, utamanya tentang motif ukiran Minangkabau. Saya menelusuri informasi tentang motif-motif ukiran Yunani kuno dan menemukan satu jenis motif dengan kemiripan hampir 80% dengan motif Siriah Gadang yang ada dalam khazanah motif ukiran Minangkabau. Berikut adalah perbandingan kedua motif ukiran:

ancient-greek-architectur-7(a) Ancient Greek Carving (Honeysuckle Carving)

Siriah Gadang(b) Motif ukiran Minangkabau : Siriah Gadang

Siriah gadang siriah balingka
Kuniang sacoreng diatehnyo
Baaleh batadah tampan
Hulu adat kapalo baso
Pangka kato hulu bicaro
Panyingkok peti bunian
Pambukak biliak nan dalam

Susunan dari Pariangan
Buatan Parpatiah Nan Sabatang

Tidan nan turun dari ateh
Balingka jo mufakat balingka jo limbago
Jadi pusako alam nangko

Secara umum kita tidak dapat mengamati kemiripan geometris pada kedua motif ini, karena motif pertama (motif Yunani) lebih sederhana sedangkan motif kedua (motif Minangkabau) lebih kompleks. Namun terdapat unsur unsur khas dari motif Yunani yang selalu ada dalam setiap motif ukiran Minangkabau, yaitu

  • unsur sulur tanaman rambat (tanaman anggur)
  • unsur tunas daun/pucuk daun/daun muda yang belum berkembang (daun anggur)
  • unsur buah anggur

Berikut adalah gambar dari unsur-unsur tersebut dalam motif ukiran Yunani kuno yang saya ambil dari Honeysuckle Carving dan  Gandhara Scrolls:

GreekGroup

Sedangkan gambar dibawah ini adalah unsur-unsur yang sama yang ditemukan dalam motif ukiran Minangkabau (perhatian! tidak ditemukan unsur-unsur ini dalam ragam motif ukiran etnik-etnik lain di Nusantara. Diluar Yunani, unsur-unsur ini kerap ditemukan pada ukiran-ukiran di Gandhara namun hanya diwariskan secara turun-temurun di Minangkabau dan Turki bagian barat yang berbatasan dengan Yunani (contoh Istanbul).

MinangGroup

Motif Ukiran Minangkabau pada akhirnya berkembang sampai tahap yang sukup maju dan juga mengadopsi gaya-gaya ukiran lain seperti bentuk-bentuk geometris dari Cina dan Tibet, seperti tampak pada motif Aka Barayun dan Saluak Laka dibawah ini:

(a) Motif Aka Barayun

Aka Barayun

(b) Motif Saluak Laka

Saluak Laka_small

 

Sumber:

Beberapa artikel di Wikipedia (link disertakan dalam artikel)

http://zulfikri.orgfree.com/ukiran03.html

About minangheritage

Minangkabau Heritage adalah sebuah gerakan konservasi Warisan Budaya Minangkabau yang berangkat dari kesadaran akan perlunya portal open data dengan sumber terbuka yang bertemakan Kebudayaan Minangkabau. Proyek ini diselenggarakan secara gotong royong baik dari sisi teknis, penyuntingan naskah dan pelbagai kegiatan lainnya. Saat ini ada 3 Sub Tema besar yang sedang dikerjakan yaitu : Sejarah Minangkabau, Budaya Minangkabau, Warisan Minangkabau. Ingin berpartisipasi ? Silahkan kirim file, naskah, dokumen anda melalui menu yang tersedia atau kiri email beserta lampiranya ke [email protected]

Check Also

Kerajaan Koto Anau

Isi dari arikel ini merupakan salinan dengan perbaikan redaksional dari; Martamin, Mardjamni,. dkk. 2002. Sejarah …

7 comments

  1. Sdr pengendali blog ini, saya telah membaca artikel saudara, secara saintifiknya tidak menepati garis panduan saintifik kerana saudara tidak memberikan tarikh dan sumber primary (asas) kenyataan-kenyataan saudara.Namun secara penulisan rencara cukup menarik.Ini saya rujuk kajian saya yang bertajuk ” Menyingkap Sejarah Lembah Bama DiNegeri pahang Sebagai Pusat Perdagangan Terawal Bagi Asia Tenggara dan Mengesan Sultan Pemerintah Riau-Lingga-Johor Yang Menetap DiLembah Bama (Kg Relong ” ,inilah saya nukil dari mukasurat 11, “…menyanggah teori alam melayu berasal dari utara keselatan.Saya sendiri dari awal lagi tanpa menoleh kebelakang lagi bahawa Lembah Bama adalah tempat asal kita turun temurun dan tiada tempat lain selain itu.Ini adalah kajian dari perspektif geologi yang saya bentangkan berdasarkan aepek stratigrapi bahawa ianya telah wujud sejak 30,000 tahun lampau.Seterusnya juga berdasarkan Hikayat Seri Rama yang mana saya percaya adalah sebuah sastera kelasik yang terawal dinegara kita dan telah ditulis oleh seorang penulis dari Lembah Bama “.Dalam blog saya http://sungaibatuderelong.blogspot.com juga saya menghurai teori pelantikan Sultan Melayu terus dari Nabi Allah Adam yang dipetik dari Hikayat Seri Rama dan ciri-ciri seorang Raja Melayu.Sejarah Iskandar Zakulnain boleh dibaca buku kajian dibuat bersama TV3 yang melihat dari perspektif yang berbeza.

    Terima kasih

    Dr Aminudin

  2. Yth. Dr. Aminudin,

    Jika Anda teliti membaca tautan-tautan yang saya berikan dalam artikel diatas, secara tersirat Anda akan menemukan tarikh yang Anda cari-cari itu.
    Saya kasih keyword saja ok?

    1. Cari tahu tarikh perkembangan kebudayaan Yunani Kuno
    2. Cari tahu kapan Alexander Agung dari Macedonia menyerang Yunani Kuno
    3. Cari tahu kapan kebudayaan hellenisme sampai di sungai Indus dan sampai kapan ia berakhir, dan apa sebab runtuhnya
    4. Cari tahu jejak kebudayaan tersebut di Asia Tenggara pasca eksodusnya penduduk Gandhara.
    5. Cari tahu kaitan kebudayaan, sistem matrilineal dan sistem ketatanegaraan di Negeri Champa, temukan juga tarikhnya
    6. Cari tahu pengaruh kebudayaan Champa terhadap negeri-negeri di Sumatera, khususnya Minangkabau
    7. Cari tahu tentang motif ukiran Minangkabau (ini adalah pusaka yang diturunkan dan tidak boleh diubah, tak sama dengan motif-motif Melayu). Tiap-tiap motif Minangkabau punya pengantar berupa pantun, tentang siapa yang membuatnya. Cari tahu juga nama-nama pencipta motif itu. Cari tahu kapan kira-kira dia hidup.

    Kalau sudah Anda akan menemukan keterkaitan yang sangat logis, saya yakin Anda bisa. Ini bukan tebak-tebak buah manggis seperti “analisa kemiripan ekspresi wajah” yang anda ulas di situs anda.

    Thx.

  3. Saudaraku yang dikasihi dari Buku Bernarkah Iskandar bukan Zulqarnain, oleh Afareez Abdul Razak Al-Hafiz,2009 memetik dalam halaman 165 berbunyi ” Ibnu Kathir menegaskan satu pendapat yang disokong oleh Ibnu Hajr al-Asqalani, bahawanya individu dikenali sebagai Alexander the great yang membina kota Iskandarian diMesir semasa puncak kejayaan Yunani dalam tenpuh lenkungan kurun ke4BC dan yang menyumbang kearah pembunuhan Raja Parsi Darius dengan Iskandar yang dikatakan Zulqarnain adalah dua orang yang berbeza “.Natijahnya siapakah Zulqarnain itu.Saya lebih tertarik oleh penulis oleh Muhammad bin Yasar bin Ishaq dalam bukunya Sirah Ibnu Ishaq yang mengatakan Zulqarnain adalah seorang Mesir yang berkeketurunan Yunani bernama Marzuban bin Mardhaba. Oleh itu rujukan kepada Iskandar Zulqarnain selama ini perlu dibetulkan.Saya tidak menafikan bukti yang saudara berikan saya menerimanya.Namun sumber yang diberikan itu bercampur baur dengan rujukan terhadap Iskandar Zulqarnain sekarang banyak fakta yang lari dari landasan.Motif-motif yang saudara berikan memang boleh diterima seperti juga seni khat dalam tradisi Islam (Lihat Teori Raut Wajah Dari Perspektif Islam dalam blog saya diatas).Hanya yang saya ingin bincangkan ialah Minangkabau itu asalnya bermula dimana? Saudara kata diSamutera,Indonesia sedangkan saya berpendapat diLembah Bama bagi Kesultanan Melayu yang terangkum didalamnya kerajaan Minangkabau kerana kalau Minangkabau ada kaitan dengan kerbau dalam Hikayat Seri Rama ada diceritakan tetapi kalau Minangkabau itu nama tempat (site) maka teori kita tidak sealiran (bercanggah) justeru itu perbincangan habis disini saja.

    Dr Aminudin

  4. Wah.. content ini bagus, saya suka baca persoalan sejarah. Dengan memahami sejarah, semoga kita tidak salah melangkah, tidak mengulangi kesalahan yang sama.

  5. Mengenai persoalan Zulqarnain, sila baca buku terbaru PTS tajuk:
    “ALEXANDER ADALAH ZULQARNAIN: Pembebas Barat & Timur, Pembina Tembok Besi Yakjuj & Makjuj”, karya Muhammad Alexander @ Wisnu Sasongko, buku ini berjaya membuktikan dgn ilmiah bahwa Alexander the Great (356-323 SM) adalah Zulqarnain yang disebut dalam Qur’an. Penulis mengunakan metode content analysis thd semua tafsir Quran (Tafsir Thabari, Qurthubi, Ibnu Katsier, Jalalain, Maraghi, Fii zilalail Quran Sayyid Qutb, Al Azhar Hamka, Al Misbah Qurais Shihab) dan 4 kitab kuno Yunani tentang sejarah Alexander (Plutarc, Arrian, Quintus, Diodurus yang ditulis pada abad 1 SM – 2M) dan juga tulisan Flavius Josephus (abad 1 M). Buku itu menyebutkan Perjalanan Zulqarnain ke arah barat (arah matahari terbenam / maghrib asy-syams) adalah ke Mesir. di Mesir ini Alexander membina kota Iskandaria, kemudian menuju ke barat dan melihat matahari seakan-akan terbenam dalam mata air berlumpur hitam (‘ainin hamiah) yang sekarang disebut Qattara depression di MEsir, dan tepat di sebelah mata air hitam qattara itu Alexander bertemu dengan kaum pagan Amon di siwa oasis: ini sesuai dengan ayat Quran surat Al Kahfi 86 :
    Sehingga apabila ia [Alexander Zulqarnain] sampai ke daerah matahari terbenam [Mesir/Egypt], ia mendapatinya [matahari itu seakan-akan] terbenam di sebuah mata air yang hitam berlumpur Ainin Hamiah [Qattara depresion], dan ia dapati di sisinya [di sisi Qattara] satu kaum [kaum Ammon di Siwah Oasis]. Kami berfirman: ”Wahai Zulkarnain! Kamu boleh menyeksa mereka atau kamu bertindak secara baik terhadap mereka.”
    kemudian Alexander menuju ke arah mathari terbit yaitu ke Kawasan Kandahar (kota yang juga dibina Alexander di Afganistan) dahulu kawasan ini disebut “Khurasan” (arti dalam bahasa Persia “Negeri tempat matahari terbit) ini juga sesuai dengan ayat qur’an selanjutnya.
    kemudian Alexander membina tembok besi si kawasan Fergana asia tengah. di utara asia tengah itu Alexander berjaya mengalahkan dua bangsa barbar Scythian Asiatik (Yakjuj) dan Scythian Eropa (Makjuj).
    Buku ini juga berjaya membuktikan bahwa Alexander adalah orang beriman monoteisme, bukan pagan yunani. buktinya silsilah guru-guru Alexander adalah orang beriman, yaitu: Socrates (470-399SM) > Plato (427-346SM)>Aristotles (384–322SM) > Alexander the Great / Zulqarnain Quranik (356-323SM), filsuf Athen socrates inilah yg di AlQur’an disebut Luqman Al Hakim (Luqman yang bijasana), Luqman dlm bhs arab berarti “menelan” yaitu Socrates yang dihukum mati dengan cara menelan racun, ini krn waktu itu Socrates menyebarkan paham bahwa Tuhan itu Satu di negeri pagan Yunani. sila tengok buku ini: http://pts.com.my/index.php/buku/alexander-adalah-zulqarnain/

  6. Subhanallah, apa yang ada dalam Alquran benar2 kisah yang nyata dan saya sangat bersyukur menjadi seorang muslim. Dengan membaca paparan Saudara2 di atas, keimanan saya terhadap Alquran bertambah. Semoga Allah memberikan ganjaran atas bantuan saudara2 memberi penjelasan tentang kebenaran dalam Alquran, Amiin. Teruskan penelitiannya saudara2ku, dan saya berharap ada Saudara2 muslim or non muslim yang mau menerjemahkan tulisan2 ini ke Bahasa Inggris, agar semakin banyak orang2 beriman kepada Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *